Apa itu Anthocyanin dan Manfaatnya?

anthocyanin pada makanan
anthocyanin pada makanan

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ada beberapa makanan dan buah-buahan yang memiliki warna biru, ungu, atau merah? Hal ini dikarenakan pada makanan dan buah tertentu mengandung komponen yang dikenal sebagai Anthocyanin.

Anthocyanin adalah sejenis flavonoid, golongan senyawa yang mengandung sifat antioksidan di dalamnya. Ditemukan secara alami dalam sejumlah makanan, antosianin adalah pigmen yang memberi warna merah, ungu, dan biru. Selain bertindak sebagai antioksidan dan melawan radikal bebas, antosianin juga menawarkan manfaat anti-inflamasi, anti-virus, dan anti-kanker.

Flavonoid didefinisikan sebagai kelompok metabolit tumbuhan yang dipercaya dapat memberi manfaat kesehatan melalui jalur pensinyalan antar sel dan efek antioksidan.

Dalam jamu, zat kaya antosianin telah lama digunakan untuk mengobati beberapa kondisi kesehatan seperti: tekanan darah tinggi, pilek, dan infeksi saluran kemih.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa anthocyanin juga dapat membantu menangkis masalah kesehatan utama, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Penyakit jantung

Anthocyanin membantu meningkatkan kesehatan jantung kita. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 2010, terdapat penelitian yang menemukan bahwa antosianin memperbaiki dan menurunkan kadar kolesterol dan memperbaiki metabolisme gula serta melindungi kita dari stres oksidatif yang merupakan faktor penyebab penyakit jantung.

Konsumsi anthocyanin secara terus menerus mencegah tekanan darah tinggi pada beberapa orang berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 oleh American Journal of Clinical Nutrition.

Mengurangi Kegemukan

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 oleh Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa tikus dan kelinci percobaan yang diberi dosis antosianin, kehilangan berat badan dalam durasi 8 minggu dibandingkan dengan tikus dan kelinci yang diberi diet tinggi lemak tanpa dosis antosianin.

Menghambat Pertumbuhan Kanker

Dalam penelitian lain yang dilakukan oleh Phytotherapy Research pada tahun 2010 menemukan bahwa antosianin yang diekstrak dari bluberry menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Dengan adanya penelitian seperti di atas, dapat kita katakan bahwa Anthocyanin memiliki banyak manfaat kesehatan jika kita berniat menjadikannya sebagai bagian dari makanan kita.

Salah satu penemuan terbaru adalah bahwa jagung yang ditanam, dan dipanen di wilayah Indian – Amerika Barat Daya memiliki properti khusus ini, dimana jagung biru atau jagung ungu menjadi tanaman utama di Peru. Tanaman ini telah menjadi tanaman pokok tanah dan orang-orang yang berusia 80 tahun masih melahirkan.

Jagung ungu telah menjadi sumber pewarna alami dan tiga antioksidan kuat, yaitu:

Peonidin yang menyebabkan pigmen merah dan ungu pada tanaman. Pigmen ini mengandung antosianin yang berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker.

Pleargonidin adalah antioksidan lain yang menghasilkan warna oranye.

Cyanidin-3 Glucoside yang merupakan senyawa organik alami, termasuk jenis antosianin lain, juga antioksidan lain yang menghasilkan warna kemerahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: